Sabtu, 06 Februari 2010

Amalan Kita Tidak Ada Apa-Apanya

  Betapa Allah sangat banyaknya memberi kita karunia, dan apa bila kita di suruh untuk menghitung nikmat yang di berikanNya sungguh kita tidak akan sanggup menghitung nikmat tersebut. Seandainya Seluruh ranting-ranting yang ada di muka bumi ini di kumpulkan dan di jadikan pena, Lautan sebagai tintanya maka itu belum cukup untuk menghitung nikmat yang diberikan Allah Swt kepada kita.
Al kisah ada seorang hamba yang tinggal di suatu pulau, ia hidup selama 500 tahun, kerjanya hanya beribadah,beribadah dan terus beribadah selama lima ratus tahun dan hampir setiap malamnya ia bangun dan Allah selalu memberikan sebuah karunia dengan buah-buahan yang lezat dan ia memakannya, dalam selama do,a nya ia selalu berdoa yaAllah matikanlah aku dalam keadaan sujud, sampai selama 500 thn lamanya ia beribadah dan berdoa, sehingga akhirnya pada suatu saat tibalah ajalnya, Allahpun mengabulkan doanya ketika itu ia mati dalam keadaan sujud, pada saat itu malaikat membawa ruhnya ke surga, hai Malaikat masukan hambaku ini ke dalam surga dengan RahmatKu, namun seorang hamba tadi protes, ia berkata "ya Allah, kenapa engkau masukan aku ke surga karena rahmatMu bukan karena amalanku " mendengar
kata-kata protes dari seorang hamba tadi. akhirnya Allah mengabulkan perminttaan si hamba, baiklah kalau begitu kata Allah. hai malaikat si polan protes, tolong di layani, akhirnya malaikat menimbang amalannya selama ia hidup  500 thn dengan nikmat yang di berikan Allah yaitu nikmat mata, ternyata setelah di timbang amalan yang ia lakukan selama 500 thn tidak ada apa-apanya, sehingga Allah memasukannya ke dalam neraka, mendengar seperti itu, ya Allah kemabalikan lagi aku ke surga karena Rahmatmu. dan akhirnya si hamba di masukan kembali kedalam surga. dari kisah ini kita bisa mengambil hikmah.
Saudaraku sungguh amalan yang kita lakukan sebenarnya belum ada apa-apanya di bandingkan nikmat yang diberikan Allah kepada kita, ini perumpamaan kalulah kita hidup di dunia ini selama lima ratus tahun bahkan sampai seribu tahun dan kita terus melakukan amalan-amalan yang terbaik selama 500 thn bahkan sampai 1000 thn di bandingkan dengan nikmat pemberian Allah yaitu hanya nikmat mata ternyata masih kalah,  itupun kalau kita usia sampai 500 thn sampai 1000 thn, kenyataannya tidak demikian, kita paling lama usia manusia hanya 100 thn itupun sudah tidak normal lagi biasanya. Saudaraku  perbandingan itu baru dengan nikmat mata yang diberikan Allah, belum lagi nikmat yang lainnya, sungguh-sungguh kita tidak pantas sebenarnya meminta surgaNya, tapi lihatlah betapa Allah tidak melihat semua itu tapi sudah sejahu mana ikhtiar kita untuk berbuat yang terbaik dan sungguh-sungguh melakukan amalan ibadah, sehinggah Allah memberikan karunia dan RahmatNya kepada kita, tapi inilah yang menjadi masalah, Karunia yang di berikan Allah, kenapa tidak kita syukuri, dengan berusaha yang terbaik untuk mendekatkan diri kita kepada Allah dengan menjalankan segala perintahNya dan menjahui larangannya (Memperbanyak Ibadah) suatu bentuk kesyukuran kita kepada Allah, Semoga kita menjadi orang yang tetap selalu bersyukur dengan tetap komitmen di jalan Islam dan Istiqomah dalam menjalankan segala perintahNya dan menjahuhi segala  larangannya. Amin ya Rabbal,alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar