" Pesan saya jadilah seorang pemenang dengan terus berkarya, berbuat, berbuat dan terus berkerja, Allah tidak melihat hasilnya tapi apa yang sudah kita kerjakan buat memajukan bangsa ini menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik, menjadi bangsa yang mandiri, bermartabat, berdaulat, Negara yang di ridhoi oleh Allah Swt modalnya adalah dengan kemauan kehendak dan tekad yang kuat, mulailah dari diri sendiri dan mulai dari yang terkecil, InsyaAllah"
Sabtu, 06 November 2010
Berperasangka +
oleh : hardiansyah lubis
Di kisahkan Seorang pria yang hidup dengan kudanya yang sudah cukup lama, ia begitu sayang dengan kuda itu, sebaliknya si kuda juga demikian yang selalu setia menemani tuannya kemapun ia pergi, namun di suatu hari ketika mereka sedang mencari air, entah kenapa tiba-tiba sikuda terjerembab jatuh dan masuk kedalam sumur yang cukup lumayan dalam, tapi sudah tidak ada airnya ( Kering ), mungkin faktor cuaca, karena memang pada saat itu lagi musim kemarau yang sudah cukup lama, dengan jatuhnya sikuda kedalam sumur membuat si tuan kebingungan, dia coba untuk mencari-cari sesuatu agar supaya kuda itu bisa selamat dan dapat naik kembali, ia terus mencari-cari seperti orang yang sedang kebingungan, cukup lama ia berusaha dan berpikir keras agar kuda itu bisa naik kembali, tapi hasilnya nihil. karena sudah berusaha dan berpikir cukup lama, akhirnya ia memutuskan, kuda ini sudah tua usianya sudah tidak lama lagi sama akupun ia nanti akan mati juga, maka ia berinisiatif untuk menguburkan kuda tersebut dengan tanah biar cepat mati sehingga tidak membuatnya tersiksa di dalam sumur tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)
