Sabtu, 01 Desember 2012

UKHUWAH ISLAMIYAH


          
  by ; Azizah, Spd

        Hari- hari kita di sekolah atau di rumah pasti lebih asyik kalau punya sahabat. Bisa berbagi cerita, main bareng, belajar bersama,dll. Tapi teman yang bagaimana? Al Qur’an surah Al Hujarat (49) ayat 10 : “Sesungguhnya orang- orang mukmin adalah bersaudara. Karena itu, antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” Dimana ayat tersebut menegaskan bahwa saudara kita adalah orang- orang mukmin, bukan orang kaya, cantik, rangkin satu aja yang boleh kita temani, tapi yang pasti orang- orang yang berakhlak baik. Ada kisah di zaman Rasul, ketika Abu Dzar dan Bilal (kulit hitam) pernah memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah SAW. Karena marah, Abu  Dzar berkata, “Hai anak (sikulit) hitam!” Seketika Nabi SAW menegurnya. “Hentikan segera, hentikan segera…! Sekali- kali tidak ada kelebihannya bagi si kulit hitam kecuali dengan amal soleh.”
        Seketika Abu Dzar sadar setelah melihat kemarahan Nabi SAW, dan ia menyesali perbuatannya dan ia meletakan pipinya ke atas tanah seraya berkata kepada Bilal, “Bangunlah…maka tenpelenglah pipiku.” Ternyata dalam agama kita tidak ada perbedaan atara yang satu dengan yang lainnya jika mereka beriman kepada Allah maka ia berhak untuk kita jadikan teman atau sahabat yang selayaknya serperti saudara sendiri.
Nah sekarang apasih ukhuwah Islamiyah itu? Ukhuwah Islamiyah adalah : persaudaraan sesama muslim yang dipengaruhi dengan rasa cinta, kasih sayang, dan rasa saling menghormati yang dilandasi iman dan taqwa kepada Allah.
Cara-cara ukhuwah islamiyah tetap awet terjaga, diantaranya :
1.      Memanjatkan doa untuknya, walau saling berjauhan atau saling berpisah. Karena doa untuk teman dalah doa untuk kita juga.
2.      Jika berjumpa berilah senyuman dan muka yang manis, jangan lupa ucapkan salam.
3.      Berjabat tangan bila bertemu, tentunya sesama jenis atau muhrin kita.
4.      Saling kunjung mengunjungi
5.      Menyampaikan ucapan selamat berkenaan dengan sukses yang dicapainya.
6.      Memberi hadiah disaat-saat tertentu
7.      Memberi perhatian terhadap keperluan saudaranya.
8.      Menengoknya bila sakit, dll.

Senin, 20 Februari 2012

Kesalehan Sosial



Ustadz Hafez 2 Oleh : HM. Hafez, Lc, MA
Dalam kitab Riyadus Shalihin, Imam Nawawi sempat merekam satu hadits Rasulullah SAW yang sangat dramatis dan dialogis terkait kisah kemanusiaan. Dimana dalam hadits tersebut diceritakan,  Seusai Rasulullah SAW  dan para sahabat menunaikan shalat berjamaah, tiba-tiba datang seseorang masuk ke dalam masjid dengan wajah pucat masai dan rambut berserakan seraya bergumam : “tolong bantu saya wahai Rasulullah, karena sudah sekaian hari saya tidak makan.” Lantas Rasulullah SAW masuk ke dalam kamar istri-istrinya untuk menanyakan makanan apa yang bisa dihidangkan kepada sahabat yang membutuhkan tersebut. Namun, semua istri Rasulullah SAW menjawab yang tersedia hanya beberapa butir kurma dan air zamzam. Kemudian Rasulullah SAW pun kembali ke masjid dan menanyakan kepada para sahabat yang ada sedang berzikir dan beri’tikaf siapa diantara kalian semua yang siap menjamu sahabat yang sedang membutuhkan bantuan tersebut.

Selasa, 07 Februari 2012

Empat Hal yang Harus di Miliki Seorang Muslim



Oleh : hardiansyah Lubis
Ada 4 hal  yang sangat penting harus di miliki seorang muslim bukan yang lain tapi harus seorang Muslim
      Pertama, seorang muslim harus memiliki jiwa yang sehat, fisik yang kuat dan prima, ini menjadi yang pertama karena kesehatan itu sangat penting, coba saja kalau seorang muslim/dai sering sakit maka tidak banyak aktivitas yang bermanfaat yang dia lakukan walaupun dia orang yang cerdas, kenapa kesehatan itu harus di miliki seorang muslim, sangat jelas seorang muslim pasti akan memanfaatkan kesehatannya utk aktivitas-aktivitas yang bermanfaat, sebaliknya kesehatan yang di miliki seorang muslim dan non muslim sangat berbeda, kesehatan orang nonmuslim pastilah tidak dia gunakan utk yang bermanfaat tapi hanya kesenangan-kesenangan belaka.